Pendapatan per kapita masyarakat Desa Banuan meningkat sebesar 184% dari Rp123.180 menjadi Rp349.218. Selain itu, sebanyak 79% rumah tangga mulai menjalankan usaha produktif baru, seperti tenun, pertanian, peternakan, dan pekerjaan konstruksi.
Pendapatan per kapita masyarakat Desa Banuan meningkat sebesar 184% dari Rp123.180 menjadi Rp349.218. Selain itu, sebanyak 79% rumah tangga mulai menjalankan usaha produktif baru, seperti tenun, pertanian, peternakan, dan pekerjaan konstruksi.

Angka Stunting Turun 32% di NTT, Hasil Implementasi Dua Tahun Water for Banuan

Program penyediaan fasilitas air bersih lewat program CSR “Water for Banuan” kolaborasi Vinilon Group dengan Solar chapter di Desa Banuan, Nusa Tenggara Timur (NTT), menunjukkan dampak nyata setelah dua tahun berjalan, sejak implementasi pada September 2024 lalu. Setelah dua tahun implementasi program ini menunjukkan dampak positif pada 3 aspek utama, yaitu pada akses dan keterjangkauan air bersih, perbaikan kesehatan dan sanitasi, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Survei dari Solar Chapter terhadap 49 kepala keluarga pada Juni 2026, menunjukkan bahwa jarak titik pengambilan air bersih berkurang 99%, dari sekitar 1.170 meter menjadi hanya 2 meter setelah implementasi jaringan perpipaan untuk mendukung distribusi air bersih sejauh 4,5 kilometer. 

Sebelumnya, warga Desa Banuan harus berjalan selama 3-5 jam atau sejauh 2 kilometer dengan kondisi jalan berbatu dan terjal hanya untuk mendapatkan air bersih. Kehadiran akses air bersih yang lebih mudah tidak hanya mempermudah pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga turut mendorong perubahan pada aspek kesehatan, produktivitas, hingga perekonomian masyarakat.

Dampak positif lainnya juga terlihat dari sisi ekonomi. Berdasarkan laporan tahunan Solar Chapter, pendapatan per kapita masyarakat meningkat sebesar 184% dari Rp123.180 menjadi Rp349.218. Selain itu, sebanyak 79% rumah tangga mulai menjalankan usaha produktif baru, seperti tenun, pertanian, peternakan, dan pekerjaan konstruksi.

Di sisi kesehatan, jumlah anak stunting di tingkat desa juga mengalami penurunan sebesar 32%, dari 31 anak pada 2023 menjadi 21 anak pada 2026. Hal ini membuktikan, bahwa ketersediaan air bersih menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung penurunan angka stunting.

Dengan perubahan tersebut, menunjukkan bahwa akses air bersih tidak hanya mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhan dasar. Dengan ketersediaan air yang lebih dekat dan mudah dijangkau, waktu dan tenaga yang sebelumnya digunakan untuk berjalan jauh untuk mengambil mata air dapat dialihkan untuk kebutuhan keluarga, pendidikan, maupun aktivitas ekonomi yang lebih produktif.

“Dulu sapi mati pada saat musim kemarau sampai ratusan ekor karena tidak ada air untuk minum, tapi sekarang sudah tidak lagi karena air sudah tersedia untuk minum ternak. Anak sekolah sekarang sudah bisa mandi dua kali sehari, dibanding dulu hanya sehari sekali, bahkan dua hari sekali baru bisa mandi sekali,” ujar Martinus Nuni, selaku Kepala Dusun 1, Desa Banuan.

Dari sisi perilaku hidup bersih dan kesehatan, selain frekuensi mandi yang meningkat, kebiasaan mencuci pakaian juga meningkat dari satu kali menjadi dua kali seminggu. Praktik cuci tangan menggunakan sabun secara rutin juga meningkat signifikan, dari sebelumnya hanya 1 KK menjadi 47 KK.

Secara keseluruhan, keterlibatan Vinilon Group dalam program Solar Chapter “Water for Banuan”  telah memberikan manfaat langsung kepada 897 jiwa di Desa Banuan. Sistem penyediaan air yang dibangun  juga memanfaatkan energi surya sebagai sumber energi, dengan total pemanfaatan energi mencapai 13.218 kWh dan estimasi pengurangan emisi sebesar 10,18 ton CO₂.

Bagi Vinilon Group, dampak nyata tersebut menjadi bukti bahwa keberhasilan program “Water for Banuan” tidak hanya diukur dari tersedianya fasilitas, tetapi juga dari perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat setelah fasilitas tersebut digunakan. 

“Dampak yang dirasakan masyarakat Desa Banuan menjadi salah satu tolok ukur penting dari program CSR yang kami jalankan. Melihat dampak positif dari program ini menunjukkan, bahwa ketika akses air bersih menjadi lebih mudah, masyarakat tidak hanya mudah mendapatkan air bersih, tetapi juga memiliki lebih banyak kesempatan untuk hidup sehat dan melakukan aktivitas yang produktif,” ujar Christian Rudolf, GM Marketing Vinilon Group.

Keberhasilan program di Desa Banuan ini semakin memperkuat komitmen Vinilon Group untuk terus mendukung penyediaan fasilitas air bersih secara berkelanjutan di wilayah-wilayah yang masih mengalami krisis air. Kolaborasi strategis bersama Solar Chapter akan terus berjalan guna memperluas jangkauan manfaat ke berbagai daerah terpencil lainnya.

Sebagai bentuk konsistensi tersebut, Vinilon Group kembali melanjutkan aksi nyatanya dengan mendukung gerakan akses air bersih bersama Solar Chapter di Desa Ajaobaki pada September 2026. Melalui inisiatif ini, Vinilon Group memasok dan membangun jaringan sistem perpipaan sepanjang 7 kilometer untuk mengalirkan air bersih langsung ke pemukiman warga Ajaobaki, NTT. Langkah ini diharapkan dapat menghadirkan akses air yang lebih dekat, aman, dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang bagi peningkatan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat setempat.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Berita Lainnya: