fbpx
Kembali
  • 14 NOVEMBER 2022
  • |
    • PIPA PVC JIS

Merencanakan Sistem Perpipaan pada Rumah Bertingkat

Ketika Sobat Vini akan merenovasi rumah dengan menambahkan bangunan pada rumah yang sudah ada atau meningkatkannya, menambahkan jalur bagi kebutuhan perpipaan adalah hal yang tak dapat dielakkan. Bagi penghuni rumah, sistem perpipaan atau plumbing dapat diibaratkan seperti “urat nadi”.  

 

Hampir seluruh aktivitas di rumah memerlukan air, maka dari itu, sistem perpipaan atau sistem plumbing harus dibuat dengan benar dan tepat sejak awal pembangunan. Hal ini dilakukan untuk mempermudah instalasi selanjutnya. Pasalnya, sistem plumbing merupakan sebuah sistem distribusi yang diperlukan tak hanya untuk menyediakan air bersih, namun juga limbah buangan. Sistem plumbing tak hanya berfungsi sebagai penyedia air bersih, namun juga bekerja untuk menangani air kotor, air bekas atau limbah, air hujan, dan juga kotoran. 

 

Tips Merencanakan Sistem Perpipaan Rumah Bertingkat

Ketika meningkatkan sebuah rumah, aliran air di lantai atas kemungkinan tak akan sama atau tak akan sekuat aliran air yang berada di lantai bawah. Agar aliran dan debit air merata serta sistem plumbing dibuat dengan benar dan tepat, simak beberapa tips berikut ini ya!

1. Buat satu jalur instalasi untuk rumah bertingkat

Jika memungkinkan, letakkan area-area yang membutuhkan air di dalam satu zona, sehingga kalian dapat membuat jalur instalasi pipa secara vertikal dan tersentral. Jika tidak dibuat satu jalur, besar resiko terjadi kebocoran akibat banyaknya tikungan dan percabangan pada jalur instalasi.

2. Gunakan tangki bawah dan atas 

Sobat Vini dapat menggunakan tangki bawah dan tangki atas di rumah yang akan direnovasi nanti. Hal ini berguna untuk membuat debit air lebih merata di semua lantai.

3. Membedakan pipa

Ada baiknya apabila dalam membuat instalasi sistem plumbing, gunakan warna pipa atau warna list pipa yang berbeda sesuai dengan kebutuhannya. Hal ini akan berfungsi apabila suatu saat terjadi kebocoran. Dengan warna dan list yang berbeda, Sobat Vini akan lebih mudah untuk membedakan pipa mana yang terdapat kebocoran. 

 

Untuk air bersih, Sobat Vini dapat menggunakan Pipa uPVC JIS AW Vinilon Group yang berwarna putih dengan marking berwarna biru. Untuk air limbah, Sobat Vini dapat menggunakan Pipa PVC JIS D Vinilon Group yang berwarna putih dengan marking merah.

4. Gunakan pompa pendorong

Kalian juga dapat menggunakan pompa pendorong dari lantai bawah untuk kebutuhan air di lantai atas. Dengan menggunakan pompa pendorong, aliran air akan lebih lancar dan deras menuju pipa keran di kedua lantai.

5. Perhatikan kemiringan pipa

Pipa air yang dipasang secara horizontal sebisa mungkin dibuat dengan kemiringan 2%. Setiap panjang pipa 100cm, maka pipa diturunkan sebanyak 2cm. 

 

Seperti yang telah dijelaskan di atas, sistem perpipaan atau plumbing dapat diibaratkan seperti “urat nadi”, sehingga kamu harus membuat instalasinya dengan benar dan tepat. Setelah mengetahui tips-tips di atas, jangan lupa untuk mengaplikasikannya ya. Jangan lupa juga untuk menggunakan produk pipa yang telah terbukti dan teruji kualitasnya, seperti produk Pipa Vinilon Group!